1. Brebes, Jawa Tengah






-
Dalam film Adit Sopo Jarwo The Movie disebut bahwa “10 kota” dijadikan latar versi animasi, termasuk Brebes. (En.KapanLagi.com)
-
Di Brebes sendiri terdapat banyak destinasi wisata yang sedang populer, cocok untuk kunjungan keluarga dan alam. (Kabar Singaparna)
2. Adit Sopo Jarwo The Movie Yogyakarta (Jogja)





Yogyakarta juga disebut sebagai salah satu kota yang menjadi latar dalam Adit Sopo Jarwo The Movie. (KapanLagi.com) Selain itu, Yogyakarta banyak destinasi wisata yang juga digunakan sebagai lokasi syuting/film — menjadikannya cocok sebagai “tour kartun/film” wisata. (kumparan)Rekomendasi kunjungan: Jelajahi pusat kota Jogja (Malioboro, Kota Tua), serta area di sekitar untuk merasakan “kota yang muncul di animasi”.
3. Cirebon, Jawa Barat





Cirebon disebut sebagai salah satu kota latar dalam film Adit Sopo Jarwo The Movie. (En.KapanLagi.com).Rekomendasi kunjungan: Kunjungi pusat batik dan budaya Cirebon seperti Desa Trusmi (banyak spot wisata & kerajinan) untuk merasakan nuansa kota yang “animasi”-layak.
4. Raya and the Last Dragon — inspirasi visual dari Indonesia





Meskipun film ini bukan syuting di Indonesia, penelitian menunjukkan bahwa banyak elemen visual dan desainnya diambil dari budaya Indonesia: motif batik, keris, pencak silat, arsitektur rumah adat, dll. (journal.isi.ac.id).Rekomendasi kunjungan: Kunjungi museum atau sentra budaya di Indonesia yang menampilkan elemen-elemen tersebut (misalnya museum keris, batik, pusat pencak silat) untuk merasakan “di balik layar” inspirasi animasi.
5.Rumah Syuting Pengabdi Setan (Pangalengan, Bandung).Berikut adalah tampilan luar dan dalam rumah yang menjadi lokasi syuting film ini:
6.
Lokasi Syuting Panggil Aku Ayah (Sukabumi)Ubud, Bali
7.Film yang disyuting: Eat, Pray, Love (2010).
- Keunggulan: Menawarkan suasana pedesaan tenang dengan alam yang terjaga. Ada Monkey Forest yang menjadi habitat monyet liar, Ubud Art Market untuk berbelanja kerajinan tradisional, dan Teras Sawah Tegalalang dengan pemandangan sawah yang luas dan rapi.
- Fasilitas: Sangat ramai dikunjungi turis, sehingga memiliki banyak pilihan akomodasi, restoran, dan tempat wisata lain seperti museum dan taman budaya.
8.Pabrik Gula Gondang Winangoen, Klaten
- Film yang disyuting: Pabrik Gula (2025).
- Keunggulan: Pabrik tua berdiri tahun 1860 yang kini menjadi kawasan agrowisata edukatif dan rekreasi. Memiliki Museum Gula Jawa Tengah dengan koleksi mesin bersejarah dan alat pembuatan gula tradisional, serta fasilitas seperti water park, flying fox, dan wall climbing.
- Fasilitas: Tersedia area parkir yang luas, tempat makan, dan juga bisa digunakan untuk acara khusus seperti resepsi pernikahan.
9.Laswi Heritage, Bandung
Pengepungan di Bukit Duri (2025).
- Keunggulan: Gudang bersejarah PT KAI yang direnovasi menjadi pusat aktivitas kreatif dengan arsitektur klasik Belanda. Sering diadakan acara seni dan budaya, sehingga cocok untuk wisatawan yang menyukai sejarah dan seni.
- Fasilitas: Terdapat area untuk eksplorasi, tempat istirahat, dan juga penjual makanan serta oleh-oleh lokal.
10.Studio Alam Gamplong, Yogyakarta
Habibie & Ainun 3, serta beberapa film garapan Hanung Bramantyo lainnya.
- Pesona yang menarik: Rasakan sensasi berada di tengah suasana film klasik! Studio ini dulunya adalah tanah kas desa yang diubah menjadi set syuting dengan nuansa kolonial khas era Habibie & Ainun. Ada rumah mewah ala tahun 60-an, kereta trem klasik yang siap jadi foto ops terbaikmu, Galeri Antik Film dengan koleksi barang antik yang penuh cerita, bahkan ada wahana rumah horor buat kamu yang suka tantangan! Setelah syuting selesai, studio ini dihibahkan ke desa dan dikelola warga, jadi kamu juga bisa ikut mendukung ekonomi lokal lho.
- Fasilitas: Tiket terusan hanya Rp45 ribu untuk akses semua spot, ada area parkir luas, warung makan lokal, dan juga tempat untuk belanja oleh-oleh khas Jogja.
11.Hutan Pinus Mangunan, Bantul (Yogyakarta) Film yang disyuting: KKN di Desa Penari (2022).
-
- Pesona yang menarik: Meskipun jadi lokasi syuting film horor, suasana aslinya sangat memesona! Hamparan pohon pinus rindang yang menjadikan udara sangat segar, pemandangan bukit yang hijau merata, dan suasana yang tenang seperti berada di negara Eropa. Malam harinya kadang ada konser musik akustik yang bikin suasana semakin romantis. Kamu bisa berjalan santai, berfoto ria dengan latar pohon pinus yang instagrammable, atau sekadar duduk menikmati kedamaian alam.
12.Film yang disyuting: Perahu Kertas (2012), AADC The Series (2023).Pantai Klayar, Pacitan (Jawa Timur)
- Pesona yang menarik: Pantai dengan pasir putih lembut dan ombak yang menari di bawah langit biru – pemandangannya bikin hati jadi tenang! Yang bikin spesial adalah formasi batu karang raksasa yang tersebar di sekitar pantai, ada yang kayak gajah sedang merenung, ada juga yang bentuknya unik kayak benteng kuno. Saat air surut, kamu bisa menjelajahi goa bawah batu yang penuh dengan makhluk laut kecil, atau duduk di atas batu sambil menikmati matahari terbenam yang warnanya merata menyelimuti seluruh pantai – foto hasilnya pasti jadi yang terbaik di galeri kamu!
- Fasilitas: Tiket masuk sangat terjangkau (cuma sekitar Rp5 ribu), ada area parkir, warung makan dengan seafood segar khas pantai, dan juga tempat ganti pakaian yang bersih.
13.Dieng Plateau, Wonosobo & Banjarnegara
"Negeri di Atas Awan"
Dikenal sebagai, menjadi lokasi syuting film romantis dan petualangan seperti Petualangan Sherina 2. Lanskap telaga warna, kawah, dan suasana berkabut memberikan nuansa magis.
- Candi Borobudur, Magelang: Sering menjadi lokasi syuting film lokal maupun mancanegara seperti Borobudur: The Lost Temple dan film religi lainnya. Keindahan sunrise dengan latar pegunungan menjadikannya spot sinematik kelas dunia.
Informasi tentang lokasi syuting film ILY 3000 belum ditemukan secara jelas dalam sumber yang ada. Namun, jika merujuk pada konteks cerita yang kita bangun sebelumnya di Kota Lama Semarang, kawasan ini memang sering menjadi latar untuk berbagai produksi film karena pesonanya yang penuh nuansa sejarah.
15.Dilan (Seri Film Dilan 1990 & 1991)
Lokasi syuting utama berada di Bandung, Jawa Barat, dengan beberapa spot ikonik:
- SMAN 20 Bandung: Menjadi latar sekolah tempat Dilan dan Milea belajar. Arsitektur bangunannya yang khas era kolonial menjadi saksi momen-momen penting dalam kisah cinta mereka.
- Coffeelense Coffee Brewery (dahulu Warung Bi Eem): Tempat di mana Dilan dan Milea resmi memutuskan untuk berpacaran. Saat ini menjadi kedai kopi dengan nuansa vintage yang menarik.
- Taman Budaya Dago Tea House: Tempat di mana Ibunda Dilan mengajak Dilan dan Milea untuk membicarakan masalah hubungan mereka. Sekarang menjadi pusat kebudayaan yang sering menggelar acara seni.
16.Pertaruhan (The Series Season 2)
Sebagian syuting dilakukan di Yogyakarta, khususnya di:
Gamplong Studio Alam di Jogja juga sering digunakan untuk produksi film serupa, dengan kemampuan mengubah suasana sesuai kebutuhan cerita.
0 Komentar